BGN Mulai Aktifkan SPPG di 16 Provinsi dan 116 Kabupaten/Kota untuk Memperluas Program Makan Bergizi Gratis

LINIMASAPOS – Badan Gizi Nasional atau BGN mulai mengaktifkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T mulai Jumat, 2 Oktober 2026.

Program tersebut mencakup 16 provinsi dan 116 kabupaten/kota di wilayah timur Indonesia. Aktivasi dilakukan terhadap SPPG yang dinilai telah memenuhi persyaratan dan memiliki kesiapan untuk beroperasi. 

Kepala BGN Sudaryono mengatakan perluasan tersebut diarahkan untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi. Prioritas diberikan kepada wilayah dengan tingkat stunting tinggi serta kawasan 3T.

SPPG merupakan unit pelayanan yang menjadi bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Melalui unit tersebut, makanan disiapkan dan didistribusikan kepada penerima manfaat sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.

Perluasan pelayanan ke wilayah timur Indonesia menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan jangkauan program. Wilayah yang memiliki tantangan geografis dan akses pelayanan dasar membutuhkan kesiapan fasilitas serta sistem distribusi agar program dapat berjalan dengan baik.

Selain perluasan SPPG, pemerintah juga melakukan penyesuaian skema insentif bagi SPPG. Mulai 5 Oktober 2026, Badan Gizi Nasional akan menerapkan skema insentif sebesar Rp2.000 per porsi makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *