LINIMASAPOS – Bagi kebanyakan orang Indonesia, makan rasanya belum lengkap kalau belum ada nasi. Mau lauk ayam goreng, telur, ikan, atau sayur, nasi hampir selalu menjadi teman di meja makan.
Namun, belakangan sebagian orang mulai mencari alternatif nasi untuk membantu mengatur pola makan. Ada yang sedang menjalani program diet, ingin memperhatikan asupan kalori, atau sekadar ingin mencoba pilihan makanan yang berbeda.
Salah satu yang mulai menarik perhatian adalah beras porang. Produk olahan porang ini hadir sebagai alternatif nasi dengan cara penyajian yang praktis. Bahkan, beberapa produk cukup disiapkan menggunakan air panas tanpa perlu dimasak seperti nasi pada umumnya.
Pilihan mereknya pun semakin beragam. Mulai dari Naraa Natural hingga Fukumi, berikut lima rekomendasi beras porang yang bisa kamu pertimbangkan.
1. Naraa Natural, Alternatif Nasi Praktis untuk Sehari-hari
Buat kamu yang baru mendengar tentang beras porang, Naraa Natural bisa menjadi salah satu merek yang menarik untuk dikenal.
Naraa Natural mulai mengembangkan produknya untuk pasar Indonesia sejak 2023. Menurut Kiki Yunda, Branding Marketing PT Indo Panen Sejahtera, pengembangan produk ini juga berangkat dari keinginan untuk memperkenalkan olahan porang kepada masyarakat dalam bentuk yang lebih mudah dikonsumsi.
Sebelumnya, porang lebih banyak dikenal sebagai komoditas pertanian yang memiliki pasar ekspor. Di sisi lain, petani juga sempat menghadapi persoalan kelebihan pasokan.
Melihat kondisi tersebut, perusahaan mulai mengembangkan pengolahan porang agar bahan baku pertanian ini bisa diolah menjadi produk yang dapat dinikmati masyarakat.
Dari pengembangan tersebut, Naraa Natural kini memiliki beberapa produk berbahan porang, mulai dari tepung porang, mi porang, beras porang, hingga beras porang dengan varian nasi kuning.

Apa yang menarik dari beras porang Naraa Natural?
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kandungan serat pangan pada porang. Serat merupakan bagian penting dalam pola makan sehari-hari, sehingga makanan sumber serat bisa menjadi pertimbangan bagi orang yang ingin memperbaiki kebiasaan makannya.
Dalam wawancara, Kiki menjelaskan bahwa produk ini dikembangkan untuk membantu masyarakat memiliki lebih banyak pilihan makanan yang sesuai dengan gaya hidup yang lebih memperhatikan kesehatan.
“Untuk diet juga boleh, untuk kesehatan juga boleh,” ujar Kiki saat menjelaskan siapa saja yang bisa mempertimbangkan produk berbahan porang tersebut.
Meski begitu, beras porang bukan berarti otomatis cocok untuk semua orang atau bisa menggantikan penanganan medis. Bagi orang yang memiliki diabetes, kolesterol tinggi, maupun kondisi kesehatan tertentu, pemilihan makanan tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan saran tenaga kesehatan.
Cocok untuk siapa saja?
Beras porang Naraa Natural bisa dipertimbangkan oleh beberapa kelompok konsumen.
Pertama, orang yang sedang menjalani program diet. Jika kamu sedang mengatur pola makan, beras porang bisa menjadi salah satu alternatif yang ingin dicoba. Namun, tetap perhatikan komposisi dan informasi nilai gizi pada kemasan karena kebutuhan kalori setiap orang berbeda.
Kedua, orang yang ingin lebih memperhatikan asupan serat. Porang dikenal sebagai bahan pangan yang mengandung serat, tetapi jumlah serat dan kandungan gizi dalam produk akhir tetap perlu dilihat dari label masing-masing produk.
Ketiga, keluarga yang ingin mencoba variasi makanan. Naraa Natural menyediakan kemasan 1 kilogram yang disebut sebagai salah satu produk terlaris mereka. Ukuran ini bisa dipertimbangkan untuk kebutuhan konsumsi di rumah.
Bagi yang tinggal sendiri atau baru pertama kali mencoba, tersedia pula kemasan sachet sekitar 50 gram. Ukuran ini lebih praktis untuk menyiapkan satu porsi tanpa harus langsung membeli kemasan besar.

Bisa diolah menjadi berbagai menu
Salah satu hal yang membuat beras porang menarik adalah penggunaannya tidak harus terbatas sebagai pengganti nasi putih biasa.
Menurut Kiki, beras porang Naraa Natural bisa diolah menjadi berbagai menu yang akrab dengan lidah masyarakat Indonesia.
“Kalau misalnya, cara yang paling enak untuk menikmati beras porangnya, kalau aku sih, lebih ke dibuat nasi goreng,” kata Kiki.
Selain nasi goreng, ia juga menyebut beras porang bisa digunakan untuk membuat sushi atau disantap bersama lauk seperti ayam goreng.
Jadi, kamu tidak harus mengubah seluruh kebiasaan makan ketika mulai mencoba produk ini. Beras porang tetap bisa dipadukan dengan menu sehari-hari, dengan tetap memperhatikan keseimbangan lauk, sayur, dan bumbu yang digunakan.
Praktis untuk yang punya aktivitas padat
Keunggulan lain yang ditawarkan Naraa Natural adalah cara penyajiannya yang sederhana. Berdasarkan penjelasan dalam wawancara, beras porang cukup direndam menggunakan air panas selama sekitar 15–20 menit hingga siap disantap.
Kiki menjelaskan, “Direndam air panas 15–20 menit, itu udah jadi langsung nasi.”
Cara penyajian ini bisa menjadi alternatif bagi orang yang memiliki aktivitas padat, tinggal sendiri, atau membutuhkan pilihan makanan yang tidak memerlukan banyak persiapan. Meski demikian, tetap ikuti petunjuk penyajian yang tertera pada kemasan produk.
Naraa Natural juga berencana mengembangkan lebih banyak varian rasa beras serta makanan ringan berbahan dasar porang. Produk-produknya dipasarkan melalui sejumlah kanal, termasuk retail, supermarket, dan platform belanja online.
Dengan pilihan produk dan ukuran kemasan yang beragam, Naraa Natural bisa menjadi salah satu opsi bagi kamu yang ingin mengenal beras porang lebih jauh.
Beli Naraa Natural Lebih Praktis Lewat Website Resmi
Buat kamu yang tertarik mencoba produk Naraa Natural, pembeliannya bisa dilakukan secara online melalui website resmi www.indopanenmart.co.id. Kamu bisa mengunjungi website tersebut untuk melihat pilihan produk yang tersedia dan menyesuaikannya dengan kebutuhan.

2. Fushimi
Berikutnya ada Fushimi, produk beras porang dari PT Indo Panen Sejahtera.
Salah satu informasi yang menarik dari produk ini adalah komposisinya. Pada situs resminya, Fushimi mencantumkan penggunaan 48 persen tepung porang.
Fushimi tersedia dalam beberapa ukuran, mulai dari sachet 40 gram hingga kemasan 1 kilogram. Dengan pilihan tersebut, konsumen bisa menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan, baik untuk konsumsi sendiri maupun di rumah bersama keluarga.
Bagi kamu yang sedang membandingkan beberapa merek beras porang, informasi komposisi bisa menjadi salah satu hal yang diperhatikan sebelum menentukan pilihan.

3. Fukumi
Fukumi bisa menjadi pilihan bagi kamu yang mengutamakan kepraktisan. Merek ini menyediakan beras porang dalam bentuk pouch 1 kilogram maupun box berisi tujuh sachet berukuran 40 gram.
Kemasan sachet cocok untuk kamu yang ingin mencoba beras porang tanpa langsung membeli dalam jumlah banyak. Sementara itu, kemasan 1 kilogram bisa dipertimbangkan untuk kebutuhan di rumah.
Menurut informasi pada toko resmi Fukumi, produk ini dapat disiapkan menggunakan air panas dan didiamkan sekitar 15–20 menit. Fukumi juga mencantumkan informasi produk serta perizinan pada halaman penjualannya.
Sebelum membeli, kamu tetap bisa memeriksa komposisi, informasi nilai gizi, dan petunjuk penyajian yang tertera pada kemasan.

4. Beeru
Beeru juga menawarkan beras porang dalam sejumlah pilihan kemasan. Namun, yang membuatnya menarik adalah adanya beberapa varian selain original, termasuk Beras Porang Merah dan Beras Porang Hitam.
Pilihan ini bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin mencoba variasi produk beras porang.
Untuk ukurannya, Beeru menyediakan kemasan sachet, box berisi tujuh sachet berukuran 40 gram, hingga pouch 500 gram dan 1 kilogram.
Dengan pilihan ukuran yang beragam, kamu bisa menyesuaikan pembelian dengan frekuensi konsumsi. Kalau baru pertama kali mencoba, kemasan kecil bisa menjadi langkah awal sebelum membeli ukuran yang lebih besar.

5. Masaya
Masaya bisa dipertimbangkan jika kamu ingin mencoba beras porang dalam beberapa pilihan ukuran.
Produk ini tersedia dalam kemasan Daily Pack 100 gram, 500 gram, hingga 1 kilogram. Kemasan 100 gram bisa menjadi pilihan bagi orang yang ingin mencoba dalam jumlah kecil terlebih dahulu.
Masaya juga mencantumkan petunjuk penyajian menggunakan air panas dengan takaran sekitar satu bagian beras dan 1,2 bagian air, lalu didiamkan sekitar 10 menit.
Supaya hasilnya sesuai dengan yang diharapkan, sebaiknya ikuti petunjuk penyajian pada kemasan produk yang dibeli.
Jadi, Mana Beras Porang yang Cocok untuk Kamu?
Setiap merek memiliki pilihan kemasan dan karakteristik produk yang berbeda. Karena itu, menentukan pilihan tidak harus berdasarkan merek yang paling populer, tetapi juga kebutuhan dan kebiasaan makan sehari-hari.
Kalau baru ingin mencoba, kamu bisa memulai dari kemasan sachet atau ukuran kecil. Jika sudah cocok dengan rasa dan cara penyajiannya, kemasan yang lebih besar bisa dipertimbangkan untuk stok di rumah.
Beras porang bisa menjadi salah satu alternatif untuk menambah variasi makanan sehari-hari. Namun, seperti produk pangan lainnya, manfaatnya tetap bergantung pada komposisi produk, porsi konsumsi, dan pola makan secara keseluruhan.***
